Panduan
JPG, PNG, atau WebP: format mana yang harus diekspor?
Cara praktis memilih format gambar sebelum konversi, kompresi, atau lampiran ke formulir.
Ditulis tim AyukTools · 2026-09-10
Mulai dari gambarnya, bukan dari akronimnya
Foto kamera adalah medan warna yang berubah pelan. JPEG dan WebP dibuat untuk itu. Detail yang tidak kentara dibuang supaya file cukup kecil untuk formulir atau chat. PNG bisa menyimpan foto juga, tapi filenya sering jauh lebih besar tanpa keuntungan visual.
Logo, screenshot teks, atau gambar dengan tepi tajam kebalikannya. Kompresi yang mencampur piksel tetangga membuat huruf terlihat buram. PNG menjaga tepi itu. WebP bisa dua-duanya, tapi hanya jika situs tujuan menerimanya.
Apa yang hilang saat konversi
Dari PNG ke JPEG, transparansi hilang. Logo di latar kotak-kotak jadi persegi datar, biasanya dengan isian putih atau hitam yang tidak kamu rencanakan. Dari JPEG ke PNG tidak mengembalikan detail yang sudah dibuang JPEG; itu hanya membungkus gambar yang sama di file yang lebih berat.
WebP efisien, tapi banyak portal lama masih menolaknya. Kalau formulir pemerintah atau situs sekolah hanya mencantumkan JPG atau PNG, ekspor itu. File lebih kecil tidak menolong jika tombol unggah menolaknya.
Kompresi dan konversi adalah pekerjaan berbeda
Kompresor di AyukTools mencoba menjaga format awal dan mencapai batas ukuran. Konverter mengubah wadahnya. Mencampur keduanya di kepala membuat orang mengekspor tiga kali dan tetap melewatkan batas.
Urutan yang masuk akal: konversi hanya jika tujuan menuntut format yang belum kamu punya, lalu kompres jika file masih terlalu besar. Simpan asli di samping ekspor supaya bisa mencoba lagi tanpa menumpuk kerusakan.
Default singkat kalau tidak ingin berpikir
Foto untuk web atau formulir berbatas ukuran: JPEG, atau WebP jika kamu tahu format itu diterima. Grafis, screenshot, dan apa pun dengan latar transparan: PNG. Klip animasi tidak termasuk di tool gambar diam ini.
Kalau ragu, ekspor JPEG untuk foto dan PNG untuk grafis, lalu lihat ukurannya. Konverter dan kompresor berjalan di browser, jadi kamu bisa mencoba sekali tanpa mengirim gambar ke AyukTools.